Honda memiliki dua teknologi mekanisme perpindahan gigi yaitu DCT (Dual Clutch Transmission) dan IGS (Instantaneous Gearchange System). Motor Honda yang sudah menerapkan DCT yaitu VRF1200F, sedangkan IGS diaplikasi khusus di RC212V. Apa yang membedakan keduanya???
Mengutip dari artikel di www.otomotifnet.com, saya mendapatkan bahwa DCT merupakan teknologi yang menerapkan 2 kopling dalam 1 girboks. Tujuannya untuk mendapatkan kenyamanan dan peningkatan performa dari motor yang menggunakan DCT.
Masing-masing kopling dalam sistem DCT, mengawal gir yang berbeda. Kopling 1, digunakan untuk gigi 1 (start-up), 3 dan 5 dan kopling yang kedua fungsinya untuk mengawal gigi 2, 4 dan 6. Dengan 2 kopling tersebut, membuat perpindahan gigi jadi lebih halus.
Hal itu karena saat mesin berada diposisi gigi 1, kopling nomor 1 menyalurkan tenaga dari mesin ke roda. Di saat yang bersamaan gir nomor 2 juga ikutan bergerak, siap siaga untuk menjadi penyalur tenaga berikutnya. Namun saat posisi ini terjadi, belum terhubung ke countershaft (gigi penghubung girboks ke final gear).
Begitu pengendara pindah gigi ke-2, baru kopling kedua akan langsung menghubungkan tenaga lewat gigi dua ke countershaft. Hal yang sama juga terjadi saat perpindahan gigi ke 3, 4, 5 dan 6. Sistem yang sama juga berlaku saat melakukan penurunan posisi gigi.
Pengaplikasian teknologi DCT ini, juga bisa membuat putaran mesin enggak turun drastis saat melakukan perpidahan gigi. Itu akibat dari adanya pergerakan gigi berikutnya yang dalam kondisi siap sebagai penyalur tenaga.
Sedangkan IGS merupakan teknologi anyar di transmisi RC212V yang riset oleh perusahaan di Inggris yang jago membuat transmisi (Xtrac). Dengan menggunakan IGS, girboks secara simultan dapat memilih dan melibatkan 2 roda gigi secara bersamaan.
Sementara yang digunakan hanya 1 set gear drive. Hal ini membuat tidak ada hilangnya tenaga saat melakukan perpindahan gigi. Bahkan klaim hilangnya tenaga tersebut sampai nol point. Meski cara kerja IGS mirip DCT, namun IGS menggunakan kopling tunggal.
sistem DCT pernah digunakan pada mobil porsche 956 dan audi sport quattro. sistem IGS terbilang masih baru jadi belum ada mobil yang memakainya.
di balap MotoGP, DCT adalah produk yang haram untuk dipakai karena saat pergantian gigi perputaran mesin tidak turun drastis. karena kemampuan ini, laju motor jadi lebih kencang tetapi memperbanyak resiko kecelakaan.
Saat MotoGP 2011, tim HRC(Honda Racing Corporation) sempat dicurigai memakai DCT untuk motor pembalapnya. tapi, ternyata mereka memakai sistem yang tidak melanggar peraturan MotoGP serta lebih canggih dari DCT yaitu IGS.
Itu saja info seputar DTS dan IGS yang bisa saya dapatkan,silahkan dikomen sesuai pendapat atau kritik anda.

sumber: http://proud2rideblog.com/2011/06/06/teknologi-dual-clutch-transmission-vs-instantaneous-gearchange-system/